karena hidup itu indah, maka keindahan itu akan lebih indah jika dirangkaikan dengan keindahan lain dari dunia lain: dunia di atas kertas. selamat membaca :)
Rabu, 10 Juli 2013
2 ketukan pada 1 pintu
ketika harus memilih, hujan akan selalu bisa memutuskan dengan siapa ia
harus bercumbu: tanah atau langit? mengapa kamu tidak? mengapa ketika
kemudian ia datang mengetuk pintu beranda hatimu, kamu tetap membukanya
sedang aku masih ada di dalamnya. apa kamu ingin kami mati bersama tanpa
tahu bagaimana cara keluar dengan tersenyum dari sana?? bahkan ketika
gelas-gelas itu berembun karena terlalu lama didiamkan ketika kamu
memilih dia, aku masih berfikir bahwa kamu tidak akan pernah berdusta:
kamu akan datang pada ketukan berikutnya. hingga kemudian di suatu pagi
aku melihatmu dengannya: saling mengetuk dan saling membuka pintu. aku
tidak akan melarang jika memang demikian. bukankan sama saja jika aku
memaksa masuk padahal kamu dan dia tetap di dalamnya, bersama? akan ada
waktu ketika kamu akan menyadari bahwa pintumu itu hanya berhak untuk
satu, bukan dua: dia atau aku. pilih salah satu dan kamu akan
terselamatkan dari tuduhan berbuat asusila pada hati wanita.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar