Sabtu, 06 Juli 2013

Ruang Sesal



tidak perlu ditanya lagi, bahkan kamu akan selalu tahu kemana aku akan kembali. jadi, pulanglah, aku akan menunggu di ruang yang sama. tidak ada yang melarang, toh pada akhirnya semua akan kembali seperti semula meski kamu datang dengan cara yang berbeda. jelas, sesal itu yang menuntunmu. Tuhan kan Maha Baik, kamu tahu itu. Jadi, bagaimana aku bisa terus menderamu dengan menghakimi dan tidak memberimu ruang penjelasan juga penyesalan. tidak perlu kamu ucapkan apa kata di baliknya. yang perlu kamu lakukan hanyalah berjanji bahwa kamu tidak akan pernah mengulangi luput yang sama. bahwa kamu tidak akan menapaki jalanan terjal itu hingga kamu terjerembab di lubang yang sama. sampai akhirnya, apa yang tidak seharusnya, menjadi benar setelahnya. Jadi, pulang ya? Seperti yang aku bilang tadi, aku masih menunggu. Setuju?

Jumat, 05 Juli 2013

Hujan Kali ini


tidak pernah ada yang melarang hujan datang kembali, menyapa pagi yang mungkin masih enggan untuk terbangun dari mimpi. tidak ada yang berubah dengan hujan kemarin, kemarin lusa, atau hari di belakangnya. yang membedakan, hanya bagaimana hujan itu datang: perlahan atau deras, diiringi petir atau tidak, diakhiri bajir bandang atau atau hanya genangan dangkal.
hujan kali ini berbeda dengan hujan kala itu. ini lebih ramah, bahkan aromanya lebih wangi dari sekuntum melati di pucuk konde pengantin baru di siang hari.
ini juga lebih indah, bahkan beriaknya lebih berwarna dari kesembilan warna pelangi di hampir senja.
aku tidak akan menyalahkannya jika pada akhirnya ia justru datang untuk orang lain. yang penting adalah bahwa aku ikut menikmati kehadirannya, menikmati betapa tiap tetesnya menciptakan harmoni bisu yang mampu mendiamkan keributan oleh panas yang menggigit. menikmati betapa perciknya mampu menghadirkan basah yang menenangkan hiruk pikuk kekhawatiran. menikmati betapa kemudian aku bisa bertahan memperhatikan caranya pergi lagi. mungkin memang sedih, tetapi toh kesedihan itu akan terobati lagi ketika hujan yang sama itu datang lagi, lagi, dan lagi.