karena hidup itu indah, maka keindahan itu akan lebih indah jika dirangkaikan dengan keindahan lain dari dunia lain: dunia di atas kertas. selamat membaca :)
Kamis, 01 Agustus 2013
Kantong Ajaib
tiap kali mengisi formulir--apapun--yang salah satu kolomnya mengharuskan saya menuliskan hobi, saya akan mengisinya dengan membaca, menulis, dan mendengarkan musik. sudah, tidak ada lagi hobi tambahan yang--mungkin-- bisa membuat pencitraan saya makin tajam :p
meski demikian, ada satu lagi hobi yang saya punya, hobi yang tidak mungkin saya tuliskan pada formulir-formulir tadi. hobi yang saya maksud adalah "mengisi tempat pensil sampai penuh". aneh ya? memang rada aneh dan saya pun tidak sadar kapan saya mulai memiliki satu hobi unik ini. tapi,percaya atau tidak, ketika saya bisa melihat tempat pensil saya menggembung karena kepenuhan, ada satu sensasi kebahagiaan tiada tara yang saya punya. entah bagaimana bisa, tapi memang begitu adanya.
satu hal yang menjadi pemenuh utama dari isi tempat pensil tadi adalah pulpen. ya, saya sangat suka membeli pulpen tanpa berfikir apakah pulpen-pulpen itu akan menghasilkan goresan yang bagus atau tidak. jadi, bisa saya bilang bahwa tempat favorit saya ketika mendatangi salah satu toko buku besar di Indonesia berinisial G selain rak-rak buku, adalah rak-rak pulpennya, alat-alat tulisnya. adaaa saja bentuk pulpen yang saya suka, baik pulpen yang benar-benar 'pulpen'--dalam arti yang benar bisa digunakan dengan bik untuk menulis--, atau yang sekadar pulpen yang hanya 'modal tampang' lucu dan imut yang mampu membuat saya luluh dan akhirnya menarik lembar demi lembar uang dari dompet.
tidak hanya itu sih sebenarnya. kegembungan tempat pensil tadi tidak cukup dipengaruhi oleh banyaknya pulpen yang saya punya, tetapi karena saya sangat gemar memasukkan barang-barang lain yang seharusnya punya tempat tersendiri. seperti yang bisa dilihat, tempat pensil saya ini 'gendut', gemuk, lebih mirip kantong ajaib yang bisa mengeluarkan benda apa saja. di dalamnya penuh oleh banyak benda yang terkadang saya juga bingung asbabun nuzulnya benda-benda itu ada di dalamnya. mulai dari alat tulis pada umumnya seperti pulpen, pensil, penghapus, stabilo, isi pensil, pembatas buku; hal-hal yang berbau 'komersil', seperti uag receh, tiket nonton, kartu SIM ,dan modem; benda-benda 'kecewekan', seperti lipstik, gelang, jepit rambut, kuteks, dan bros; sampai satu barang yang nyelip di permukaan paling bawah tempat pensil saya, yaitu gantungan sleretan tas yang patah (--'). sebenarnya, tujuan dari banyanknya barang yang saya masukkan ke dalam tempat pensil ini adalah keparaktisan. seringkali saya tanpa sengaja meninggalkan barang-barang kecil yang tidak mungkin saya ingat satu persatu ketika suatu ketika bepergian dan tanpa terduga membuthkannya. maka, jadilah tempat pensil tadi sebagai kantong ajaib a.k.a tempat paten untuk banyak benda. tidak cukup alat tulis, tetapi alat-alat lain yang mungkin terlalu ribet jika diletakkan di tempat yang terpisah. :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar