Sosiolinguistik adalah satu cabang ilmu bahasa yang
di dalamnya tercakup ilmu bahasa dan ilmu sosial. Salah satu bahasan di
dalamnya adalah bahasa dan masyarakat. Keterkaitan antara bahasa dan masyarakat
ini tentunya memunculkan fenomena bahasa yang tidak dapat terlepas dari
masyarakat penggunanya. Ini berkaitan dengan pendapat Wardhaugh mengenai
kemungkinan keterkaitan yang mungkin terjadi antara bahasa dan masyarakat,
yaitu a) bahasa dan masyarakat saling mempengaruhi, b) bahasa mempengaruhi
masyarakat, c) masyarakat mempengaruhi bahasa, dan d) bahasa dan masyarakat
tidak saling mempengaruhi.
Dari keempat kemungkinan kaitan bahasa dan
masyarakat ini dapat dilihat bahwa fenomena bahasa dan variasi serta ragam
bahasa yang ada dalam konteks sosial masyarakat sangat menarik untuk dikaji.
Salah satu bentuk fenomena kaitan ini pernah disampaikan dalam sebuah pendapat.
Mesthrie, dkk. (2001:6) menyatakan bahwa sebuah bahasa tidak hanya merupakan
sarana penyampai ide dan maksud, tetapi juga berfungsi sebagai penanda mengenai
kelas sosial, agama, atau gender tertentu yang dimiliki oleh penutur. Holmes
(1992:3) pernah mempertanyakan “mengapa kita harus berbicara dengan cara yang
berbeda?” Pertanyaan ini menuntut penjelasan yang sangat detail yang mengacu
pada sebuah inti bahwa kondisi masyarakat yang berbeda, memunculkan berbagai
jenis penggunaan bahasa yang berbeda pula.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar